REPRESENTASI PARIWISATA LOMBOK DALAM NOVEL MEDULLA SINCULASIS KARYA PAOX IBEN: ANALISIS WACANA KRITIS MODEL NORMAN FAIRCLOUGH
DOI:
https://doi.org/10.55681/memace.v2i3.6683Keywords:
representasi, Alam, NovelAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi pariwisata Lombok dalam novel Medulla Sinculasis karya Paox Iben dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough. Novel ini menghadirkan berbagai gambaran mengenai perkembangan pariwisata Lombok yang tidak hanya menampilkan keindahan alam sebagai daya tarik wisata, tetapi juga mengungkap berbagai persoalan sosial, budaya, dan ekonomi yang menyertai proses pembangunan pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Data penelitian berupa satuan lingual, narasi, dialog, dan deskripsi yang berkaitan dengan representasi pariwisata dalam novel. Analisis dilakukan melalui tiga dimensi Fairclough, yaitu dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi teks, pariwisata Lombok direpresentasikan melalui diksi, metafora, dan narasi yang menggambarkan Lombok sebagai ruang eksotis sekaligus ruang konflik sosial. Pada dimensi praktik diskursif, novel mereproduksi sekaligus mengkritisi wacana pembangunan pariwisata yang selama ini didominasi oleh kepentingan ekonomi dan investor. Pada dimensi praktik sosial budaya, novel menunjukkan bahwa perkembangan pariwisata berimplikasi terhadap perubahan struktur sosial masyarakat, marginalisasi kelompok lokal, serta komodifikasi budaya dan lingkungan. Dengan demikian, Medulla Sinculasis tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai media kritik terhadap praktik pembangunan pariwisata yang tidak selalu berpihak kepada masyarakat local
Downloads
References
Barker, C. (2014). Cultural Studies: Theory and Practice. London: Sage.
Damono, S. D. (2020). Sosiologi Sastra. Jakarta: Gramedia.
Fairclough, N. (1995). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. London: Longman.
Fairclough, N. (2003). Analysing Discourse: Textual Analysis for Social Research. London: Routledge.
Hall, S. (1997). Representation: Cultural Representations and Signifying Practices. London: Sage.
Iben, P. (2011). Medulla Sinculasis. Mataram: IruS.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis. Thousand Oaks: Sage.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurgiyantoro, B. (2015). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi.
Ratna, N. K. (2015). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Wellek, R., & Warren, A. (2016). Theory of Literature. New York: Harcourt Brace.
Yoeti, O. A. (2016). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Balai Pustaka.
Yusuf, M. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.
Zed, M. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Katrulgais, Muhammad Yusro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




