ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA

Authors

  • Desma Yuliadi Saputra Universitas Bina Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.55681/memace.v2i3.6680

Keywords:

Tindak tutur, Karya Sastra, Pragmatik

Abstract

Bahasa merupakan sarana utama komunikasi yang digunakan manusia untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan tujuan tertentu dalam kehidupan sosial. Dalam praktik komunikasi, tuturan tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga melakukan tindakan tertentu yang dikenal sebagai tindak tutur. Novel sebagai karya sastra yang memuat berbagai dialog antartokoh menjadi objek yang relevan untuk mengkaji penggunaan tindak tutur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam novel Ayah karya Andrea Hirata. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data penelitian adalah novel Ayah karya Andrea Hirata yang diterbitkan pada tahun 2015. Data berupa tuturan para tokoh yang mengandung tindak tutur ilokusi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan data berdasarkan teori tindak tutur John R. Searle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Ayah mengandung lima jenis tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Tindak tutur asertif ditemukan dalam bentuk menyatakan, menjelaskan, menginformasikan, dan mengeluh. Tindak tutur direktif ditemukan dalam bentuk memerintah, meminta, menyarankan, dan mengajak. Tindak tutur komisif meliputi berjanji dan menyatakan kesanggupan. Tindak tutur ekspresif berupa ucapan terima kasih, pujian, permintaan maaf, serta ungkapan kesedihan. Adapun tindak tutur deklaratif ditemukan dalam bentuk penetapan status tertentu. Tindak tutur asertif dan direktif menjadi jenis yang paling dominan karena berkaitan erat dengan pembangunan konflik dan hubungan sosial antartokoh. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur dalam novel berfungsi membangun karakterisasi tokoh, mengembangkan alur cerita, serta menyampaikan pesan moral kepada pembaca.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alkatiri, D., Purwaka, A., & Cuedeyeni, P. (2021). Tindak tutur direktif dalam novel Ayah karya Andrea Hirata. Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.33084/tunas.v7i1.2683

Austin, J. L. (1962). How to do things with words. Oxford University Press.

Chaer, A. (2010). Kesantunan berbahasa. Rineka Cipta.

Chaer, A., & Agustina, L. (2014). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Rineka Cipta.

Dtanjoeng, F. A., Sukanadi, N. L., & Erawan, D. G. B. (2021). Analisis ragam bahasa dan nilai moral dalam novel Ayah karya Andrea Hirata. JIPBSI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 3(1), 55–67.

Habibah, R. N., Kurnia, I., Fitria, R., & Ana, R. S. (2024). Analisis campur kode dalam novel Ayah karya Andrea Hirata. Khazanah Pendidikan, 18(2). https://doi.org/10.30595/jkp.v18i2.22692

Hirata, A. (2015). Ayah. Bentang Pustaka.

Kreidler, C. W. (1998). Introducing English semantics. Routledge.

Kurnia, M. D. (2016). Warna lokal Melayu pada novel Ayah karya Andrea Hirata. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.33603/deiksis.v4i1.414

Leech, G. (2014). The pragmatics of politeness. Oxford University Press.

Levinson, S. C. (1983). Pragmatics. Cambridge University Press.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.

Mulyani, S. (2025). Tindak tutur dalam novel Ayah karya Andrea Hirata: Analisis berdasarkan teori John R. Searle. Referen, 4(1). https://doi.org/10.22236/referen.v4i1.18877

Nadar, F. X. (2013). Pragmatik dan penelitian pragmatik. Graha Ilmu.

Nurgiyantoro, B. (2015). Teori pengkajian fiksi. Gadjah Mada University Press.

Putrayasa, I. B. (2014). Pragmatik. Graha Ilmu.

Ramadhayanti, L., Canrhas, A., & Agustina, E. (2021). Gaya penceritaan Andrea Hirata dalam novel Ayah. Jurnal Ilmiah Korpus, 5(1), 52–58. https://doi.org/10.33369/jik.v5i1.12860

Rosianti, M., Widayanti, M., & Sugiyanto, Y. (2019). Nilai sosial dalam novel Ayah karya Andrea Hirata: Kajian sosiologi sastra. Klitika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2). https://doi.org/10.32585/klitika.v1i2.475

Rustono. (1999). Pokok-pokok pragmatik. IKIP Semarang Press.

Searle, J. R. (1979). Expression and meaning: Studies in the theory of speech acts. Cambridge University Press.

Sudaryat, Y. (2011). Makna dalam wacana: Prinsip-prinsip semantik dan pragmatik. Yrama Widya.

Tarigan, H. G. (2015). Pengajaran pragmatik. Angkasa.

Wijana, I. D. P. (2021). Dasar-dasar pragmatik. Andi Offset.

Yule, G. (2020). Pragmatics (2nd ed.). Oxford University Press.

Downloads

Published

2024-09-29

How to Cite

Saputra, D. Y. (2024). ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA. MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, Dan Asing, 2(3), 109–118. https://doi.org/10.55681/memace.v2i3.6680